Ya SMA NEGERI 1 WONOGIRI adalah sekolahku sekarang. Senang bisa masuk sekolah favorite orang Wonogiri ini dengan mudah.
Waktu itu hari Sabtu tanggal 9 Juli 2011 semua siswa didik SMA negeri 1 Wonogiri kelas 10 tahun ajaran 11/12 baru masuk untuk mencatat bahan MOS yang akan diadakan hari Senin, 11 Juli 2011. Saat itu di Aula berkumpulah para siswa didik baru dan kakak-kakak OSIS yang saat ini menjabat sebagai pengurus OSIS. Mereka memperkenalkan diri dari masing-masing namun hanya 3 yaitu mas Onika, mas Galih dan yang satunya saya lupa namanya. Setelah perkenalan yang singkat itu dilanjutkan dengan perkenalan calon PK (Pembela Kelas) yang akan membela kita saat MOS, kata mas Galih kita juga bisa memanggilnya dengan sebutan (Pembantu Kelas).
Setelah mempersiapkan beberapa hal penting yang jadi PR untuk MOS akhirnya siswa didik baru berangkat menuju ke SMA Negeri 1 Wonogiri dengan perasaan takut, galau, sedih, dan degdegan banget. Semua tau kan MON(ster)DAY itu adalah hari pertama kita semua masuk ke SMA dengan memakai pita dan dikucir (untuk wanita) dan potongan 123 (untuk para laki-laki). Dan semua tau kalo MOS itu adalah hal yang paling ditakuti para siswa entah yang masuk SMP maupun yang masuk SMA.
MON(ster)DAY yaaa benar apa yang kita tebak pertama kali, semua berteriak memaki dan mebuat kita sakit hati dengan bentakan-bentakan kakak kelas itu. Konsekuensi yang didapat adalah jeglokan. Hari kedua yaitu TUESDAY sama halnya dengan hari pertama, jeglokan makin banyak dan makin menjadi-jadi. Hari ketiga yaitu WEDNESDAY semakin parah, jeglokan yang didapat semakin banyak dan alasan kakak kelas itu amat sangat tidak rasional. Karena satu prinsip OSIS adalah BENAR ITU SALAH DAN SALAH ITU SALAH maka semua hal yang dilakukan tetap saja salah di mata kakak OSIS.
MOS telah usai, dan dilanjutkan kemah wisata. Kami mebawa peralatan yang amat sangat banyak, mungkin tidak bisa saya sebutkan satu persatu disini. Masing masing siswa dikelompokkan menjadi beberapa SANGGA. Sangga-sangga itu berbahasa latin dari kingdom PLANTAE (untuk PEREMPUAN) dan ANIMALIA (untuk LAKI-LAKI).
Di hari pertama kemah yaitu hari Jumat 15 Juli 2011 kami datang dengan truk yang membawa kami semua, lalu kami mendirikan tenda bersama-sama dengan teman satu sangga dan mengikuti upacara pembukaan kemah. Setelah itu dilanjutkan lomba memasak dan lomba story telling. Dan kami semua mengikuti apel sore. Apel pun berakhir, kami diberi waktu untuk Mandi Sholat dan Makan. Kami mandi menumpang di rumah warga setempat. Setelah itu kami bersiap untuk mengikuti acara Api Unggun. Sanggaku menampilkan pentas seni drama kocak yang berjudul DRAMA RM atau Drama RA MAKSUD.
Setelah waktu menunjukkan pukul 23.00 akmi dipersilakan untuk tidur ke tenda masing-masing. Dini hari pukul 02.00 kami semua dibangunkan secara mendadak untuk mengikuti renungan malam. Kami menangis, sedih, haru dan merasa bersalah terhadap orang tua kami. Dingin yang menusuk tulang pun tak berpengaruh sama sekali saat itu. Kami semua berbaur menjadi satu dan menangis bersama atas kesalahan kami terhadap orangtua kami semua. Setelah selesai renungan malam kami diperbolehkan kembali ke tenda masing-masing untuk tidur. Namun sangga kami tidak ingin tidur karena waktu itu sudah pagi hampir pukul 04.00 kami malah ke rumah warga dan menumpang sikat gigi + wudhu untuk sholat subuh.
Paginya kami melaksanakan caraka siang, perkenalan ekstrakurikuler pada kami dengan cara mencari jejak. Hal itu adalah hal paling menyenangkan dalam agenda KEMAH WISATA karena asik walaupun melelahkan dan kepanasan. Setelah menyelesaikan tugas dari semua kakak-kakak ekstra kami kembali ke tenda untuk ganti baju dan melipat tenda. Lalu mengikuti upacara penutupan. Upacara itu selesai dan kita pulang ke rumah. HOME SWEET HOME.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar